5 Obat Memar Alami yang Dapat Dicoba

5 Obat Memar Alami yang Dapat Dicoba


Selain mudah diperoleh, ada beberapa pilihan obat memar alami yang diketahui cukup efektif untuk meredakan nyeri, kemerahan, atau bengkak akibat memar. Selain itu, bahan alami ini juga dapat mempercepat proses penyembuhan memar.

Memar umumnya terjadi akibat benturan dengan benda tumpul yang menyebabkan pembuluh darah di permukaan kulit pecah. Kondisi ini ditandai dengan bercak berwarna gelap, merah, atau kebiruan.

Bacaan Lainnya

Selain akibat benturan benda tumpul, memar juga dapat terjadi akibat terjatuh, cedera saat olahraga, kekurangan nutrisi tertentu, atau konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah.

Memar di kulit memang jarang mengarah ke kondisi yang serius, tetapi sering kali menimbulkan warna gelap pada kulit dan rasa sakit yang mengganggu. Namun, jangan khawatir, kondisi ini dapat diatasi dengan beragam pilihan obat alami.

Beragam Obat Memar Alami

Pada umumnya, memar dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, untuk menyamarkan dan mempercepat proses penyembuhan, ada beberapa pilihan obat memar alami yang dapat dengan mudah Anda coba di rumah, yaitu:

1. Lidah buaya

Salah satu obat memar alami yang dapat Anda coba adalah lidah buaya. Obat alami ini diduga memiliki kandungan yang dapat mengurangi kemerahan, nyeri, dan bengkak yang terjadi akibat memar.

Untuk menggunakannya, Anda bisa langsung mengoleskan gel lidah buaya murni pada area memar. Bila Anda ingin menggunakan gel atau krim berbahan dasar lidah buaya, pastikan produk yang dipilih bebas alkohol dan parfum serta ikuti cara penggunaan produk yang tertera pada kemasan.

2. Nanas

Kandungan senyawa bromelain dalam nanas diduga memiliki efek antiradang alami yang dapat mengurangi pembengkakan dan kemerahan, sehingga memar dapat lebih cepat menghilang.

Guna mendapatkan manfaat nanas sebagai obat memar alami, Anda bisa mengonsumsi nanas yang sudah matang atau mengoleskan krim yang mengandung ekstrak nanas atau bromelain di area memar.

3. Teh hijau atau teh hitam

Teh hijau atau teh hitam mengandung senyawa tanin yang diduga dapat menyempitkan pembuluh darah yang pecah. Dengan begitu, jumlah darah yang keluar dapat ditekan sehingga tidak menyebar ke jaringan sekitarnya.

Tak hanya itu, teh hitam maupun teh hijau juga dapat meredakan pembengkakan yang disebabkan oleh memar. Anda bisa menempel kantung teh basah berisi teh hijau atau teh hitam ke area memar selama 10­–15 menit.

4. Cuka apel

Obat memar alami selanjutnya adalah cuka apel. Kandungan antiradang pada cuka apel diduga dapat memecah gumpalan darah pada area memar.

Untuk memanfaatkan obat memar alami tersebut, Anda dapat merendam kapas ke dalam segelas air yang telah dicampur 1 sendok teh cuka apel, lalu kompres area memar selama 10 menit.

5. Garam epsom

Mandi atau berendam dalam air yang telah dicampur garam epsom juga dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi akibat memar. Caranya, masukkan 2 cangkir garam Epsom ke dalam bak mandi atau bathtub, kemudian rendam area memar selama 15 menit.

Selain pengobatan memar alami yang telah disebutkan di atas, Anda juga bisa mengompres area memar dengan air dingin selama 15 menit dan boleh diulang beberapa kali dalam sehari. Kompres dingin juga efektif untuk menghentikan perdarahan dan peradangan yang terjadi saat kulit memar.

Anda tidak dianjurkan untuk mengoles obat memar alami secara langsung ke luka, apabila di area memar terdapat luka robek. Alih-alih mengobati, hal ini dapat memperparah kondisi luka atau bahkan memicu infeksi kulit. Perawatan luka robek sebaiknya ditangani langsung oleh dokter.

Bila beberapa cara di atas tidak kunjung meredakan nyeri di area memar, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang mengandung paracetamol atau ibuprofen. Namun, baca dahulu aturan pakainya sebelum dikonsumsi.

Jika Anda telah telah menggunakan obat memar alami tapi memar muncul semakin banyak di area kulit lain tanpa sebab yang jelas atau disertai luka robek maupun kesulitan menggerakkan bagian tubuh yang memar, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.




https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMiPmh0dHBzOi8vd3d3LmFsb2Rva3Rlci5jb20vNS1vYmF0LW1lbWFyLWFsYW1pLXlhbmctZGFwYXQtZGljb2Jh0gEA?oc=5

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *