Berikut Perbandingan Harga BBM di Indonesia Dengan Negara ASIA Lainnya

AllvertaGlobalNews – Nampaknya tidak hanya Indonesia yang mengalami eknaikan harga BBM. sebagian besar negara wilayah pun ikut melakukan penyesuaian terhadap harga BBM.

Penyesuaian harga ini salah satu faktornya disebabkan oleh berkurangnya cadangan minyak dunia dan ii berimbas pada kelangkaan bahan bakar di seluruh Dunia.

Sampai saat ini pemerintah Indonesia masih mengupayakan agar harga BBm tidak terus melonjak keatas.

Berita TerkaitBerikut Imbas Kenaikan Harga BBM Dan Sektor-Sektor Yang Terdampak

Bacaan Lainnya

salah satu alteratif dan solusi pemerintah saat ini adalah memberikan saluran bantuan BLT kepada masyarakat Indonesia, diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat.

Lantas, bagaimana dengan penyesuaian di negara asean lainnya? apakah juga mnegalami pelonjakan harga signifikan seperti Indonesia.

Perbandingan Harga BBM

Kali ini kita akan lihat selisih harga BBM pada negara-negara kawasan Asean. Melalui data yang dihimpun oleh Global Petrol Price per 31 Agustus 2022, berikut perbandingan harga untuk BBM dengan spesifikasi RON 95 atau setara dengan Pertamax:

Malaysia Rp6.784 Per liter
Indonesia Rp14.500 Per liter
Vietnam Rp15.990 Per liter
Thailand Rp18.692 Per liter
Filipina Rp19.226 Per liter
Laos Rp25.328 Per liter
Singapura Rp29.100 Per liter

Sedangkan untuk BBM sejenis Solar atau bahan bakar diesel mengalami perubahan harga sebagai berikut:

Indonesia Rp6.800 Per liter
Malaysia Rp7.111 Per liter
Vietnam Rp15.188 Per liter
Thailand Rp14.282 Per liter
Filipina Rp18.915 Per liter
Laos Rp18.365 Per liter
Singapura Rp29.204 Per liter

Dari perbandingan harga diatas, Singapore mengalami kenaikan harga yang relatif tinggi hampir menyentuh harga 30.000 per liternya. Selanjutnya bagaimana harga minyak dunia per Barrel nya sekarang

Harga barel minyak global terkini

Perlu diketahui bahwa kenaikan harga BBM oleh Pertamina berkaca pada harga pasar minyak global. Kini, ICP (Indonesia Crude Price) masuk pada angka yang masih cukup tinggi pada Agustus lalu sekitar 94,17 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Pertamina akan selalu memantau harga minyak dunia dan memberi sinyal jika harga minyak dunia sudah kembali normal.

Berita Terkait : Tau Nggak? Berdasarkan Zodiaknya, Ini Alasan Mantan Meninggalkanmu

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, dan kedepan harga Pertamax akan terus dievaluasi mengikuti tren harga minyak dunia, ini sudah berlaku ketika kemarin Pertamina mengevaluasi dan menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex,” terang Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting.

Mau dapatkan update berita terkini dari allvertaGlobal, silahkan ikuti sosial media kami :

Facebook : Klik Disini

Quora : Klik Disini

Kaskus : Klik Disini

Twitter : Klik Disini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.