Bukti Baru Di temukan : Kasus Tewasnya Santri Ponpes Gontor Akibat Penganiayaan

AllvertaGlobal News – Kasus penganiayaan kepada santi pondok pesantren Darus Salam Gontor masih terus di lakukan oleh Polisi.

Kabar terakhir mengatakan bahwa polisi menemukn abrang bukti baru yang terekam oleh CCTV di lokasi kejadian pengniayaan.

Dari rekaman CCTV yang diperoleh, Polisi akan melanjutkan proses pengusutan tindakan aniaya yang diperoleh Albar Mahdi (santri ponpes Gontor yang tewas asal Lampung)

“Kita amankan rekaman CCTV di lokasi kejadian,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono di Ponorogo, dikutip dari Antara, Jumat (09/09/2022).

Bacaan Lainnya

Berita Viral :

Siap Maju Capres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Salahudin Uno Pada Publik

Selain rekaman CCTV, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain. Mulai dari tongkat kayu, botol air kemasan, minyak kayu putih, becak, hingga pakaian dan barang-barang milik korban.

“Kami terus lengkapi materi penyelidikan, baik pengumpulan barang bukti, dan mintai keterangan saksi,” imbuhnya.

Kasus penganiayaan yang sampai mengakibatkan salah satu santri meninggal dunia ini mendapatkan banyak respond dari masyarakat. Polisi di minta terus menyelidiki kasus ini sampai selesai dan cepat menetapkan tersangka.

Dari hasil autopsi dari tim forensik. petugas menemukan lecet pada tubuh korban akubat hantaman benda tumpul dibagian tubuh korban. namu petugs tidak bisa memastikan apakah hal itu yang menjadikan Albar meninggal dunia. petugas menyerahkan keputusan dari penyebab hilangnya nyama santri gontor pada ahli nya.

“Untuk apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian, biar ahli yang akan menyampaikan,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, hari ini telah dilakukan autopsi pada jenazah santri yang tewas diduga dianiaya, oleh tim forensik Polda Sumsel selama enam jam.

Berita Populer :

Nih bukti Ratu Elizabeth II sayang banget ke rakyat Indonesia, sampai begini ia lakuin nih

Hasil autopsi, menjadi sangat penting untuk pemenuhan materi proses penyelidikan ke tahap selanjutnya.

Dari hasil olah TKP dan pra-rekonstruksi yang dilakukan tim Satreskrim Polres Ponorogo. Ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam insiden penganiayaan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.