Ini Tanggapan MUI Tentang Aksi Pesulap Merah Yang Bongkar Perdukunan

AllvertaGlobal News – Berita yang terus berkembang karena konflik abnatra pesulap merah dan Gus Samsudin sampai menuai tanggapan dari MUI. Sebelumnya Ketua Bidang Keagamaan PBNU KH. Fahrur Rozi juga sudah mengomentari terkait bertita yang tersebar di masyarakat.

KH. Fahrur Rozi menegaskan kalau masyarakat harus lebih pandai dalam menyikapi sesuatu, masalah pesulap merah dan gus Samsudin itu adalah 2 aliran yang berbeda, Pesulap merah dengan trik sulapnya dan Gus Samsudin dengan karomah yang dimilinya.

Melanjutkan dari pendapat MUI soal praktik perdukunan, Buya Munawwir Alqosimi, yang  termasuk anggota MUI memiliki pandangan terkait kontroversi yang terjadi antara pesulap merah dan Gus Samsudin.

Trending : Rugi Udah Bayar 5 Juta, Pasien Gus Samsudin Kuak Semua Kebohongan

Bacaan Lainnya

“Tukang sihir pas zaman Nabi Musa itu menggunakan ilmu sulap, bukan pakai jin. Karena itu ulama tidak memperbolehkan sulap,” katanya dikutip dari channel YouTube Cumi Cumi, Minggu (21/8/2022).

“Ada yang sudah mengeluarkan fatwa yaitu Yordania. Bahwa sulap itu boleh digunakan hanya untuk permainan. Jadi sekadar hanya untuk hiburan.”

Buya Munawwir Alqosimi memiiki pandangan lain soal ini, belian menganggap kalau aksi Pesulap merah melenceng dari jati diri seorang pesulap, tindakan yang dilakukan bisa jadi memecah belah masyarakat seperti saat ini, ada yang pro Pesulap Merah dan ada juga yang mendukung Gus Samsudin.

Diketahui kalau Gus Samsudin ini membuka praktik pengobatan alternatif dengan metode islami, baik dengan wirid- wirid khusus atau dengan acara ritual yang diajarkan para guru sebelumnya.

Populer : Ternyata Pesulap Merah Adalah Seorang Ustadz Yang Menyamar! 

Dalam beberapa pertemuan juga gus Samsudin menjelaskan bahwa ilmu dan amalan yang ia praktikkan memiliki landasan dan kitab seperti kitab al-Aufaq, mambaul hikmah, dan kitab per tabiban lainnya.

walaupun demikian, masih ada sebagian pemuka agama yang menilai kitab ini tidak sesuai dengan koridor islam. kita kembalikan lagi kepada guru dan kepercayaan yang di anut masing-masing. ada yang setuju dan ada yang menolak.

Kabarnya padepokan Nur Dzat Sejati saat ini masih ditutup oleh pemerintah setempat dengan tujuan agar tidak terjadi kericuhan lagi di tempat tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.