Korban Ketiga Longsor di Jeneponto Ditemukan Tewas

Makassar: Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan berhasil menemukan satu korban longsor di Kabupaten Jeneponto. Sejauh ini ada tiga orang korban telah ditemukan selama tiga hari pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi, mengatakan setelah melakukan pencarian selama tiga hari, pihaknya akhir menemukan satu korban terakhir dari tiga korban jiwa yang hilang saat longsor Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

“Korban atas nama Sangkala ditemukan meninggal dunia,” kata Djunaidi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 16 Oktober 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Djunaidi mengatakan korban Sangkala, 52, ditemukan di hilir sungai sejauh 15 kilometer dari lokasi longsor. Tim Basarnas gabungan serta potensi SAR lainnya melakukan pencarian di sepanjang sungai.

Bacaan Lainnya

“Pencarian hari ketiga fokus melakukan penyisiran di sungai yang diduga korban terseret saat tertimpa longsor,” jelasnya.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, intensitas hujan yang terus mengguyur beberapa daerah di Sulawesi Selatan, memicu bencana longsor, salah satunya di Kabupaten Jeneponto. Peristiwa itu menelan tiga korban.

Peristiwa itu terjadi di Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Peristiwa itu terjadi pada sore hari dan menyebabkan tiga orang ikut terbawa longsor.

Korban pertama ditemukan pada Jumat, 14 Oktober 2022, sekitar pukul 14.50 Wita atas nama Takku, 59. Kemudian pada hari ini Sabtu, 15 Oktober 2022, kembali ditemukan lagi satu korban Wahyu, 23 sekitar pukul 08.45 Wita.

Sementara, korban Wahyu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia 19 kilometer dari lokasi kejadian. Korban juga langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh warga Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat Kabupaten Jeneponto agar berhati-hati apalagi saat ini kondisi curah hujan cukup tinggi di sejumlah daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *